Pondok Pesantren Islam Tahfizhul Qurโan Luqman Al Hakim didirikan sebagai upaya memenuhi tuntutan umat akan lahirnya generasi qurโani, memiliki pemahaman yang baik dan memiliki kompetensi yang memadai dalam bidang ilmu pengetahuan danย ketrampilan hidup serta memiliki rasa tanggungjawab dalam mengemban tugas dan amanah hidup. Berangkat dari keprihatinan sebagian fenomena dimana pondok pesantren diidentikkan sebagai lembaga yang hanya memberi perhatian pada pembelajaran ilmu dien dan eksakta saja . pelajaran tentang ilmu Al Qurโan terutama di bidang โ Tahfizhul Qurโan โ dianggap sebagai ilmu yang tidak ditekuni, terkesan menutup mata dari kebutuhan dan kenyataa yang ada, bahwa membaca Al Qurโan dengan benar juga merupakan salah satu diantara bentuk kebutuhan ummat.
Sebagian yang lain terlalu membuka diri dengan mengajarkan ilmu sains secara formal di pondok pesantren dengan mengedepankan ย keabsahan ijazah sebagai segala galanya, sehingga berdampak pada tergesernya nilai dan norma akhlaq, dengan mengatasnamakan melahirkan generasi unggul dan berkualitas yag siap berkompetisi dalam persaingan memasuki perguruan tinggi.
Sebagian yang lain juga memandang sebelah mata dengan sebuah lembaga pendidikan pesantren berbasis eksakta , mereka membatasi ilmu agama hanya sebatas ilmu yang berkaitan dengan kerohanian islam, sementara ilmu tentang sosial dan kebutuhan hidup dianggap terpisah dan tidak saling terkait antara satu dengan yang lain.
Yang terakhir mencoba mengkorelasikan antara kedua duanya. Memberikan jatah kedua ilmu tersebut tanpaย dukungan strategi dan proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Memberikan jatah tidak sesuai proporsinya, Sehingga terjadi tumpang tindih program dalam penggabungan kurikulum kepesantrenan dan ย kurikulum pelajaran umum.
Sumberdaya manusia yg berkualitas menurut terminologi islam adalah manusia yg mampu memfungsikan segala potensi dzikir dan fikir dalam dirinya secara seimbang sehingga segala penguasaan ilmu pengetahuan memberi manfaat bagi dirinya, lingkungan dan dunia pada umumnya. Oleh karena itu pengembangan sumberdaya manusia harus ditekankan pada prinsip ketauhidan dan akhlaqul karimah tanpa menafikan harkat intelektualitas.
Bertolak dari pemikiran diatas, Pondok pesantren Tahfizhul Qurโan Luqman Al Hakim memperkenalkan konsep pendidikan islam integral. Sebuah lembaga pendidikan berbasis Tahfizhul Qurโan yang Berusaha menggabungkan ke 3 unsurย pendidikan menjadi satu kesatuanย ย yg diimplementasikan dalam pengelolaan pembelajaran.
Pondok Pesantren Tahfizhul Qur'an Luqman Al Hakim Pesantren Atas Awan